AKLIMATISASI KULTUR JARINGAN PDF

KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN (Perbanyakan dan Aklimatisasi Anggrek Melalui Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga serta Budidayanya). Pemanjangan tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar Aklimatisasi Masalah ( Gangguan) pada kultur jaringan. Gangguan kultur jaringan dapat. Induksi perakaran dan aklimatisasi tanaman Artocarpus altilis secara in vitro dengan teknik kultur jaringan adalah pada tahapan aklimatisasi planlet.

Author: Tygokinos Tojanris
Country: Tanzania
Language: English (Spanish)
Genre: Health and Food
Published (Last): 25 September 2011
Pages: 384
PDF File Size: 16.78 Mb
ePub File Size: 19.46 Mb
ISBN: 159-2-77624-743-9
Downloads: 13823
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Magore

Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar.

This stage aims to multiply propagules or plant material that is propagated such as buds or embryos, and maintain them in certain circumstances so that at any time can be continued for the next stage. Proses ini disebut aklimatisasi.

The technician who do the plant tissue isolation method should be sterile. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakan secara alamiah. Media untuk pemanjangan tunas mengandung sitokinin sangat rendah atau tanpa sitokinin.

Tulisan Teratas

Aseptic means free from microorganisms, while accentic means free from unwanted microorganisms. Teori yang mendasari tehnik kultur jaringan adalah teori sel oleh Schawann dan Scheleiden yang menyatakan sifat totipotensi total genetic potential sel, yaitu bahwa setiap sel tanaman yang hidup dilengkapi dengan kulturr genetik dan perangkat fisiologis yang lengkap untuk tumbuh dan berkembang menjadi tanaman utuh, jika kondisinya sesuai.

Multiplikasi atau Perbanyakan Propagul Tahap ini bertujuan untuk menggandakan propagul atau bahan tanaman yang diperbanyak seperti tunas atau embrio, serta memeliharanya dalam keadaan tertentu sehingga sewaktu-waktu bisa dilanjutkan untuk tahap berikutnya. Pemanjangan tunas dan pengakarannya dapat dilakukan sekaligus atau secara bertahap, yaitu setelah dipanjangkan baru diakarkan.

This is an aseptic or accentic culture. Tunas tersebut dapat dipindahkan secara individu atau berkelompok. Culture is cultivation and tissue is a group of cells that have the same shape and function. Aseptik berarti bebas dari mikroorganisme, sedangkan aksenik berarti bebas dari mikroorganisme yang tidak diinginkan.

TOP Related  APC SMART 3000RMI2U PDF

Tunas-tunas yang dihasilkan pada tahap multiplikasi di pindahkan ke media lain untuk pemanjangan tunas. Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru Wetherell, Setelah tumbuh cukup panjang, tunas tersebut dapat diakarkan.

Culture Initiation The main purpose of propagation in-vitro this stage is the manufacture of cultures from explants that are free of microorganisms and new growth initiations Wetherell, Prosedur pembiakan dengan kultur jaringan baru bisa dikatakan berhasil jika planlet dapat diaklimatisasi ke kondisi eksternal dengan keberhasilan yang tinggi.

Kultur ini biasanya untuk memperbaiki atau membuat varietas baru.

aklimatisasi – Kultur Jaringan

Dalam tahap ini, kultur tanaman akan memperoleh ketahanannya terhadap pengaruh lingkungan, sehingga siap untuk diaklimatisasikan Wetherell, Aklimatisasi adalah proses pengkondisian planlet atau tunas mikro jika pengakaran dilakukan secara ex-vitro di lingkungan baru yang aseptik di luar botol, dengan media tanah, atau pakis sehingga planlet dapat bertahan dan terus menjadi bibit yang siap ditanam di lapangan. I just upvoted you! Kultur jaringan Tissue Culture merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif.

Tissue culture is a plant propagation technique by isolating plant parts such as leaves, buds, and growing these parts in aseptic artificial media that is rich in nutrients and growth regulators in a closed aklimatisxsi that is translucent so that parts of the plant can multiply and regenerate into complete plants. Pada tahap ini, planlet atau tunas mikro dipindahkan ke lingkungan di luar botol seperti rumah kacarumah plastik, atau screen house rumah kaca kedap serangga.

Broodstock plant sources for these explants must be conditioned and prepared specifically in a greenhouse or greenhouse so that explants that will be cultured are healthy and can grow well and are free from sources of contaminants when cultured in-vitro. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Tissue culture is a method to isolate parts of plants such as protoplasm, a group of cells, tissues or organs and grow them in aseptic conditions so that these parts can multiply and kuktur into complete plants again.

TOP Related  THE MADMAN BY CHINUA ACHEBE PDF

Sterilisasi Sterilisasi adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga sterail. Tahap ini bertujuan untuk menggandakan propagul atau bahan tanaman yang diperbanyak seperti tunas atau embrio, serta memeliharanya dalam keadaan tertentu sehingga sewaktu-waktu bisa dilanjutkan untuk tahap berikutnya.

Pada tahap ini, perbanyakan dapat dilakukan dengan cara merangsang terjadinya pertumbuhan tunas cabang dan percabangan aksiler atau merangsang terbentuknya tunas pucuk tanaman secara adventif, baik secara langsung maupun melalui induksi kalus terlebih dahulu.

Inisiasi Kultur Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru Wetherell, Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur jaringan sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap.

Dalam proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan, tahap aklimatisasi planlet merupakan salah satu tahap kritis yang sering menjadi kendala dalam produksi bibit secara masal. Sterilisasi adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga sterail.

Pemanjangan Tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup jarlngan untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar. Trending Trending Votes Age Reputation. Pemilihan dan Penyiapan Tanaman Induk Sumber Eksplan Tanaman tersebut harus jelas jenis, spesies, dan varietasnya serta harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit.

Teknisi yang melakukan kultur jaringan juga harus steril. Tissue Culture is a way of vegetative propagation of plants. Propagul Multiplication or Propagation This stage aims to multiply propagules or plant material that is propagated such as buds or embryos, and maintain them in certain circumstances so that at any time can be continued for the next stage.